January 09th, 2026
PTDI Tuntaskan Program Restorasi CN235-100M TNI AU, Bantu Perkuat Kesiapan Operasional Alutsista
Bandung (09/01) – PT Dirgantara
Indonesia (PTDI) hari ini melaksanakan serah terima pesawat
CN235-100M dengan tail number A-2305 milik Skadron 27 TNI AU yang telah
tuntas menjalankan program restorasi di fasilitas PTDI. Kegiatan seremonial
serah terima ini dilaksanakan di Hanggar Aircraft Services (ACS) PTDI,
Bandung, dihadiri oleh Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana, Komandan Komando Pemeliharaan
Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau), Marsda TNI Suryanto, serta
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Husein Sastranegara, Marsma
TNI MD. Irman Fathurahman. Program restorasi ini
merupakan salah satu bentuk dukungan PTDI dalam menjaga dan meningkatkan
kesiapan operasional alutsista nasional, sekaligus menandai keberhasilan PTDI
dalam pemulihan pesawat yang sebelumnya berada dalam kondisi Unserviceable
(US).
Program restorasi
pesawat A-2305 ini meliputi pekerjaan basic inspection (3C-check),
perpanjangan usia struktur pesawat, pembaruan sistem avionik, rewiring,
pengecatan ulang eksterior, hingga refurbishment interior yang
dilaksanakan seluruhnya di fasilitas PTDI. Strategi yang digunakan dalam
program ini adalah melakukan mid-life upgrade pada sistem avionik dan
kelistrikan, dengan tetap mempertahankan struktur dan sistem utama yang masih
layak. Fokus strategi tersebut mencakup konversi digital cockpit baru, pemasangan
Flight Management System (FMS) terbaru, peningkatan situational
awareness, serta interoperabilitas dengan sistem komunikasi militer.
Program ini merupakan pekerjaan perawatan dan struktur pesawat berkompleksitas
tinggi, dengan fokus utama pada peningkatan aspek keselamatan penerbangan dan
keandalan pesawat sebelum kembali dioperasikan oleh TNI AU.
”Program restorasi CN235-100M ini
merupakan wujud komitmen PTDI dalam mendukung kesiapan operasional alutsista
nasional. Melalui pendekatan mid-life upgrade, PTDI tidak hanya
mengaktifkan kembali pesawat yang sebelumnya berstatus Unserviceable,
tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan, keandalan, serta kompatibilitas
sistem pesawat dengan kebutuhan operasi TNI AU saat ini,” ujar Dena Hendriana,
Direktur Produksi PTDI.
Marsda TNI Suryanto mengatakan,
”Kami bersyukur bahwa program restorasi pesawat CN235-100M A-2305 yang telah
berhasil diselesaikan dan kini siap kembali memperkuat kesiapan operasional TNI
AU. Mengingat kesiapan alutsista Skadron Udara 27 masih sangat terbatas,
sehingga selesainya restorasi pesawat ini diharapkan dapat segera memperkuat
jajaran Grup Angkut, khususnya dalam mendukung pelaksanaan operasi dan latihan
di wilayah Papua.”
Program restorasi
pesawat A-2305 ini diarahkan untuk mengaktifkan kembali pesawat sebagai platform
angkut taktis yang relevan dengan kebutuhan operasi TNI AU dan kompatibel
dengan sistem pertahanan udara modern. Selain mendukung misi operasi militer,
pesawat ini juga diharapkan dapat berperan dalam operasi bantuan kemanusiaan
dan penanggulangan bencana, sejalan dengan setiap kebutuhan nasional. Dalam rangkaian
penyelesaian program restorasi, pesawat ini telah memperoleh Authority
Flight Acceptance dari Indonesia Defense Airworthiness Authority
(IDAA) pada 6 Januari 2026 dan customer acceptance pada 8 Januari 2026.
Pelaksanaan
program ini juga didukung oleh mayoritas SDM muda PTDI, mencerminkan kematangan
proses regenerasi engineer nasional, sekaligus mempertegas sinergi
berkelanjutan antara Kementerian Pertahanan RI dan PTDI dalam memperkuat
kemampuan dan kemandirian industri pertahanan Indonesia. Keberhasilan program
restorasi pesawat A-2305 ini diharapkan dapat menjadi benchmark bagi
pelaksanaan modernisasi teknologi alutsista nasional lainnya melalui
peningkatan dan pemeliharaan pesawat di dalam negeri.
Untuk informasi lebih lanjut,
Anda dapat menghubungi :
Adi Prastowo
Manager
Komunikasi Perusahaan & Hubungan Kelembagaan
PT
Dirgantara Indonesia
Phone : +62 22 6055165
Email : aprastowo@indonesian-aerospace.com
Source: Humas PTDI